Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Januari 2018

Pembahasan Mengenai Tulisan Arab Innalillahi

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un di dalam syari’at Islam diucapkan ketika seseorang mengalami musibah, baik itu kecelakaan maupun yang lainnya. Tahukah Anda bagaimana tulisan arab innalillahi wa inna ilaihi raji’un? Mungkin sebagian orang ada yang mengetahui bacaan Arab dari kalimat tersebut, akan tetapi ternyata masih ada beberapa orang yang belum atau tidak mengetahui secara jelas bagaimana tulisan yang benar menurut Bahasa Arab.


Karena ada beberapa orang yang mungkin belum mengetahui tulisan arab innalillahi wa inna ilaihi raji’un dengan benar, maka sebagai umat Islam Anda diwajibkan untuk menuntut ilmu terutama tentang Bahasa Arab. Mengapa demikian? Karena di dalam kitab suci Al-qur’an menggunakan bahasa Arab yang harus kita pelajari bagaimana cara membacanya. Sama halnya dengan tulisan innalillahi dalam bahasa arab juga harus dipelajari agar Anda mengetahui asal mula dan arti dari perkataan tersebut.

Beberapa Penjelasan Mengenai Tulisan Innalillahi

1. Pengertian Innalillahi wa innal ilaihi raji’un
Innalillahi wa innal ilaihi raji’un meaning diucapkan saat terkena suatu musibah yang berasal dari bahasa arab dan digunakan dalam ajaran agama Islam. Kata innalillahi juga disebut sebagai kalimat tarji atau istirja. Dalam agama Islam, kata innalillahi diucapkan saat seseorang atau bahkan diri kita sendiri ketika mengalami sebuah musibah.



Innalillahiwainnaililaihiraji’un artinya :
“Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan hanya kepada Allah kami kembali”

3. Makna yang terkandung
Ucapan innalillahiwainnailaihiraji’un diucapkan ketika ada seseorang yang mengalami suatu musibah yang menimpanya. Pengucapan tersebut mempunyai tujuan yang untuk selalu mengingatkan bahwa kita adalah milik Allah dan kepada-NYA kita akan kembali. Maksutnya disini, kita tidak diperbolehkan untuk berlagak sombong di atas muka bumi, karena kita adalah milik Allah dan sewaktu-waktu Allah bisa mengambil kita.

4. Hikmah di balik suatu kejadian
Bagi golongan orang yang beriman, suatu musibah pasti menyimpan hikmah dibaliknya yang wajib kita syukuri. Oleh sebab itu, ketika ada tetangga, sahabat atau teman dekat yang terkena musibah hendaklah Anda mengucapkan innalillahi sebagai pengingat bahwa kita adalah milik Allah yang tidak punya daya upaya kecuali Allah SWT berkehendak.

5. Mengajarkan kesabaran
Sabar adalah salah satu perilaku yang akan membuat umat muslim dapat meraih kebahagiaan di dunia maupun akhirat. Karena jika seseorang mengalami suatu musibah atau kejadian dan mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi raji’un serta menjalani kehidupannya dengan rasa sabar, maka Allah akan membalasnya dengan keindahan surga beserta isinya.
6. Kategori musibah
Ada beberapa kategori musibah yang diberikan Allah kepada hambanya. Musibah tersebut berdasarkan cobaan, teguran dan azab. Kategori cobaan yaitu Allah memberikan cobaan kepada seseorang untuk menguji seberapa besar tingkat keimanannya. Musibah teguran diberikan ketika seorang yang beriman melakukan suatu keahatan atau kesalah. Sedangkan musibah azab yaitu cobaan yang ditunjuan bagi seorang yang melakukan dosa besar terhadap Allah SWT. Oleh sebab itu, ucapkanlah innalillahi saat terkena musibah agar iman selalu meningkat.

Untuk mengetahui makna yang terkandung di dalam tulisan Arab Innalillahi wa inna ilaihi raji’un Anda sebaiknya mempelajari tulisan tersebut menggunakan Bahasa Arab ataupun Bahasa Indonesia.

Kamis, 18 Januari 2018

Contoh Nama Anak Perempuan Islami Modern

Mempunyai anak adalah salah satu keinginan dan cita-cita setiap pasangan suami istri yang baru menikah ataupun sudah lama menikah. Setelah atau sebelum mempunyai anak, tentunya para orang tua telah menyiapkan sebuah nama untuk anaknya. Nama anak perempuan islam modern merupakan pilihan yang paling cocok untuk dijadikan sebagai referensi pemberian nama kepada anak.


Nama anak perempuan islam modern dipakai untuk mencari arti nama yang sesuai dengan keinginan dan harapan orang tua. Tentunya orang tua ingin memberikan nama paling baik untuk anakdan sesuai dengan arti yang terkandung di dalamnya. Karena nama adalah suatu do’a dari orang tua untuk anaknya, sehingga harus mempunyai makna kebaikan supaya mendapat kemuliaan di sisi Allah SWT. Berikut merupakan beberapa nama islam untuk perempuan dan artinya yang bisa digunakan untuk buah hati Anda.

Contoh Nama Islam Untuk Anak Perempuan

1. Abida al Kharimah
Nama bayi perempuan cantik yang mungkin bisa dijadikan sebagai nama untuk anak Anda agar mempunyai arti yang baik, salah satunya adalah Abida al Kharimah. Nama Abida al Kharimah berasal dari bahasa Arab yang mempunyai arti sebagai wanita yang saleh.

2. Alula Barrah Gazala
Alula Barrah Gazala merupakan sebuah nama bayi perempuan islami 3 kata yang bisa Anda pilih sebagai referensi. Arti yang terkandung di dalam nama tersebut sangat bagus dan cantik jika digunakan untuk menamai anak Anda. Artian yang dimaksud adalah perempuan pertama yang berperilaku baik dan cerdas.

3. Nazia Raiqa Astika
Nama anak perempuan islami modern yang selanjutnya adalah Nazia Raiqa Astika. Nazia Raiqa Astika adalah sebuah nama islam yang mengandung arti perempuan yang suci dan taat kepada Tuhan. Sunguh sebuah nama yang indah untuk dijadikan sebagai bakal nama anak Anda.


4. Abidah Bassamah
Gabungan nama anak perempuan dalam islam yang satu ini mempunyai arti yaitu sebagai wanita yang taat beribadah dan selalu tersenyum. Karena nama adalah sebuah do’a yang diberikan oleh orang tua, maka jangan sampai Anda sembarangan memberikan sebuah nama kepada anak.

5. Adira Azzahra
Arti nama Adira berasal dari bahasa Arab yang berarti seorang yang kuat dan mulia. Sedangkan Azzahra mengandung makna sebagai seorang yang baik dan cerdas. Nama bayi perempuan islami 2 kata ini jika digabungkan akan memiliki arti yang bagus yaitu sebagai wanita yang kuat dan cerdas.

6. Alifah Barizah
Nama anak perempuan modern menurut islam yang mempunyai arti mulia, salah satunya adalah Alifah Barizah. Nama tersebut terdiri dari kata Alifah yang mengandung arti ramah dan Barizah mempunyai makna sebagai seseorang yang pandai. Jika digabungkan maka arti nama Alifah Barizah adalah wanita yang ramah dan pandai.

Nama anak perempuan islami modern yang telah dijelaskan di atas merupakan beberapa contoh bakal nama yang mungkin dapat dijadikan sebagai salah satu referensi nam yang mungkin akan diberikan kepada calon buah hati Anda.

Selasa, 16 Januari 2018

Pengertian Ijma Ulama dan Macam-macamnya

Menurut ilmu fiqih dijelaskan bahwa pengertian ijma ulama adalah hukum islam yang menjadi sumber ketiga setelah hadist. Ijma ulama ditentukan atau dibuat berdasarkan Al-qur’an dan hadist serta menurut kesepakatan para ulama mengenai suatu keadaan atau hukum tertentu untuk mendapatkan solusi terbaik yang diambil dari kesepakatan para ulama yang bersangkutan.


Beberapa ulama berpendapat bahwa pengertian ijma ulama adalah penentuan hukum yang dilakukan setelah wafatnya Nabi Muhammad saw. Hal tersebut dilakukan karena terkadang perselisihan pendapat antar ulama mengenai masalah yang belum di atur dalam Al-qur’an dan hadis. Perbedaan pendapat yang terjadi di kalangan para sahabat nabi harus dicarikan jalan keluarnya dengan cara mengambil jalan tengah yaitu menggunakan ijma’. Di negara Indonesia sendiri, kesepakatan yang diambil berdasarkan keputusan dari MUI (Majelis Ulama Indonesia).

Macam-macam Ijma Ulama Yang Perlu Anda Ketahui

1. Ijma Sukuti
Ijma’ sukuti merupakan macam-macam ijma’ beserta contohnya yang berupa pengambilan kesepakatan yang dilakukan oleh para ulama untuk menentukan hukum atau masalah dari suatu kejadian. Para ulama mengalami suatu hambatan dalam pengambilan keputusan, hal ini dikarenakan ada beberapa ulama yang hanya diam dan tidak menyetujui atau ulama tersebut mempunyai pendapat yang berbeda dari ulama yang lainnya.

2. Ijma’ qauli
Contoh ijma qauli yaitu dengan pengambilan keputusan menggunakan cara memberikan penjelasan tentang dukungan terhadap pendapat ulama lain melalui penegasan langsung maupun lewat tulisan. Hal ini dapat diartikan bahwa seorang ulama memberikan dukungan atau persetujuan dari ulama lain atas pendapatnya.

3. Ijma’ ahlul bait
Contoh Ijma’ ahlul bait yaitu sebuah keputusandari suatu masalah yang diambil berdasarkan kesepakatan keluarga Nabi Muhammad saw. Jadi, kesepakatan yang dibuat hanya diambil dari keluarga nabi saja dan tidak melibatkan sahabat atau kerabat serta orang lain.

4. Ijma’ ulama Madinah
Pada masa tertentu di wilayah Madinah terjadi suatu masalah yang belum diatur dalam Al-qur’an dan hadist. Sehingga yang menjadi dasar hukum ijma’ adalah Al-qur’an dan hadist. Oleh sebab itu para ulama di wilayah tersebut mengambil tindakan hukum atau keputusan melalui kesepakatan yang dibuat menggunakan ijma’ ulama Madinah.


5. Ijma’ salaby
Pengertian ijma’ ulama yaitu suatu penentuan hukum setelah Nabi Muhammad saw wafat, karena terjadi perselisihan pendapat antar kalangan para ulama mengenai penentuan hukum yang belum ditetapkan di dalam Al-qur’an dan hadist. Maka dari itu untuk mendapatkan suatu kesepakatan yang akurat, para ulama dan sahabat Nabi dari semua kalangan membuat kesepakatan atas hukum tertentu melalui ijma’ salaby.

6. Ijma’ ulama khulafaur rasyidin
Ijma’ ulama khulafaur rasyidin digunakan untuk menetapkan suatu hukum yang dilakukan oleh empat khalifah yang menjabat setelah wafatnya Nabi Muhammad saw. Ke empat khalifah tersebut yaitu Abu Bakar Assidiq, Umar Bin Khattab, Utsman Bin Affan dan Ali Bin Abi Thalib.

Di atas merupakan penjelasan dari beberapa pengertian ijma ulama yang perlu diketahui dan dipahami agar pengetahuan Anda tentang agama Islam semakin baik dan luas.